08-04-2026 | Oleh: Admin Bappeda

Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Gelar Rapat Penyusunan RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2025–2029 Bersama SNV

Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Gelar Rapat Penyusunan RAD Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2025–2029 Bersama SNV

Rantauprapat – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Labuhanbatu melaksanakan Rapat Penyusunan Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan (RAD KSB) Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2025–2029 bersama SNV sebagai mitra pembangunan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam menyusun dokumen perencanaan yang menjadi pedoman pelaksanaan pembangunan sektor perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, Bapak Nelson Muhammad Bangun, ST, MM, dan dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah terkait serta pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam pengembangan sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam arahannya, Kepala Bappeda menyampaikan bahwa penyusunan RAD KSB Tahun 2025–2029 merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tata kelola perkebunan kelapa sawit yang produktif, berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. Dokumen ini diharapkan mampu menjadi acuan dalam mengintegrasikan berbagai program dan kebijakan lintas sektor guna mendukung pembangunan perkebunan yang memperhatikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang.

Melalui kolaborasi bersama SNV, penyusunan RAD KSB dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif, implementatif, serta selaras dengan kebijakan pembangunan daerah maupun kebijakan nasional mengenai kelapa sawit berkelanjutan.

Penyusunan RAD KSB Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2025–2029 juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu dalam mendorong praktik perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan melalui peningkatan produktivitas, penguatan kelembagaan pekebun, kepastian legalitas, perlindungan lingkungan hidup, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan tersusunnya Rencana Aksi Daerah Kelapa Sawit Berkelanjutan Tahun 2025–2029, diharapkan seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dapat bersinergi dalam mengimplementasikan program-program prioritas secara terarah, sehingga mampu mendukung terwujudnya pembangunan Kabupaten Labuhanbatu yang berkelanjutan, berdaya saing, dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara luas.