07-23-2026 | Oleh: Admin Bappeda

Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Gelar Rapat Evaluasi Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Rencana Kerja Pelaksanaan percepatan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Stunting untuk semester II Tahun 2026

Bappeda Kabupaten Labuhanbatu Gelar Rapat Evaluasi Semester I Tahun 2026 dan Penyusunan Rencana Kerja Pelaksanaan percepatan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Stunting untuk semester II Tahun 2026

Bappeda Kabupaten Labuhanbatu, 23 Juli 2026 — Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi Evaluasi Pelaksanaan Aksi Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Semester I Tahun 2026, sekaligus menyusun Rencana Kerja untuk Semester II Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bappeda Labuhanbatu Lantai II ini dipimpin oleh Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia dan dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta para pemangku kepentingan.

Dalam rapat tersebut, dipaparkan capaian intervensi spesifik dan sensitif sepanjang Semester I Tahun 2026. Meskipun telah menunjukkan progres positif dalam penurunan angka stunting, sejumlah tantangan di lapangan tetap menjadi catatan penting untuk perbaikan.

Poin Utama Rencana Kerja Semester II 2026

Untuk menuntaskan target tahun 2026, penyusunan rencana kerja Semester II difokuskan pada beberapa langkah strategis:

  • Penguatan Konvergensi Program: Meningkatkan sinergi antar Perangkat Daerah agar bantuan dan penanganan tepat sasaran hingga tingkat desa.
  • Optimalisasi Pelayanan Posyandu & Puskesmas: Meningkatkan cakupan pemantauan tumbuh kembang balita dan pemberian makanan tambahan (PMT) bergizi.
  • Edukasi dan Pendampingan Keluarga: Mengintensifkan peran Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) dalam mendampingi ibu hamil serta calon pengantin.
  • Penyediaan Sanitasi dan Air Bersih: Mempercepat penyediaan infrastruktur dasar di wilayah lokus (lokus stunting).

“Evaluasi ini bukan sekadar melihat angka, tetapi memastikan setiap intervensi berdampak langsung pada tumbuh kembang anak-anak kita. Pada Semester II Tahun 2026 ini, kita harus bergerak lebih cepat, lebih terintegrasi, dan tepat sasaran.”

Melalui penyusunan rencana kerja yang terukur pada Semester II ini, Pemerintah Daerah optimistis target penurunan angka stunting dapat tercapai secara maksimal demi mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan berkualitas.