• image
  • image
  • image
Beranda Berita Informal Leader Miliki Berperan Besar Ciptakan Keamanan
Informal Leader Miliki Berperan Besar Ciptakan Keamanan PDF Cetak Surel
Selasa, 14 Desember 2010 00:00

kapoldasu diapit tigor-suhari dan unsur muspidaKapoldasu di L.Batu:
Informal Leader Miliki Berperan Besar Ciptakan Keamanan

RANTAUPRAPAT : Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol. Drs. Oegroseno mengatakan, tokoh masyarakat dan tokoh agama (informal leader) memiliki peranan besar untuk menciptakan keamanan di suatu daerah.
“Tokoh masyarakat dan tokoh agama ini memiliki legitimasi dimata masyarakat sehingga bisa dijadikan panutan untuk berbuat sesuatu yang positif,” ujar Kapoldasu saat temu ramah dengan Bupati-Wakil Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Suhari Pane SIP, unsur Muspida dan masyarakat L.Batu di Pendopo Rantauprapat, Sabtu (4/12).
Menurut Kapoldasu, keamanan yang ideal adalah keamanan yang berawal dari masyarakat itu sendiri dan bukan aman karena pemaksaan harmoni yang didesain oleh pihak yang memiliki otoritas seperti polisi atau pemerintah.
“Keamanan yang ideal adalah aman karena tokoh masyarakat dan agama bisa menciptakan iklim yang kondusif, tokoh masyarakat mengajak warga untuk sama-sama menjaga keamanan dan tokoh agama menaburi umat dengan ajaran keimanan sehingga warga enggan berbuat sesuatu yang bisa merusak situasi aman,” papar Kapoldasu. Ditambahkan, keamanan dimulai dari tingkat terkecil, seperti desa/kelurahan dan selanjutnya secara berjenjang keamanan akan tercipta hingga ke wilayah yang lebih tinggi lagi.

“Kalau pun ada hal yang membuat tidak aman, seperti medis biasanya penyembuhannya dimulai dari diagnosa, setelah terdiagnosa baru dapat diketahui obat atau tindakan medis untuk menyembuhkannya,” tandas Kapoldasu yang berkunjung ke L.Batu mengendarai Harley Davidson bersama komunitas motor gede (moge) dari Medan.
Sementara Tigor Panusunan Siregar dalam sambutannya mengatakan, berkat kekompakan Pemkab L.Batu, unsur Muspida dan tokoh masyarakat, agama dan komponen masyarakat lainnya, situasi L.Batu tetap kondusif.
“Masyarakat L.Batu sangat dewasa, walau ada perbedaan dan dinamika khususnya pada Pilkada lalu, semuanya sadar bahwa hal itu adalah demokrasi dan masyarakat yang demokratis adalah masyarakat yang anti akan kekerasan, kerusuhan. Sebaliknya masyarakat L.Batu yang demokratis adalah masyarakat pencinta kedamaian,” papar Tigor.

Teks Foto: Kapoldasu Irjen Pol. Drs Oegroseno diabadikan bersama Bupat-Wabup L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Suhari Pane dan istri serta unsur Muspida L.Batu.

sumber : http://labuhanbatukab.go.id