• image
  • image
  • image
Beranda
RSU Rantauprapat Raih Penghargaan Dari Gubsu

Rumah Sakit Umum (RSU) Rantauprapat yang menjadi asset dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Labuhanbatu, kembali menunjukkan prestasinya di Tingkat Provinsi Sumatera Utara, kali ini Gubernur Sumatera Utara H. Samsul Arifin, SE memberikan penghargaan kepada RSU Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu sebagai Pemenang Ketiga Penampilan Kerja Rumah Sakit Umum Pemerintah Kelas B Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2009.

Hal itu dijelaskan Direktur RSU Rantauprapat Dr.H.Rusman Lubis, SpB,Finacs, didampingi Kabag Humas, Infokom Drs.Sugeng kepada wartawan, Selasa (29/12) di Ruang kerja Kabag Humas, Infokom Setdakab Labuhanbatu.

Lebih lanjut Dr.Spesialis Bedah itu mengatakan, penghargaan dari Gubsu itu diserahkan pada acara peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-45 Tahun 2009 Tingkat Provinsi Sumatera Utara, Selasa (15/12) lalu di Aula Martabe Kantor Gubsu.

Pemenang Penilaian Kinerja Rumah Sakit Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2009 untuk RSU Pemerintah Kelas B yakni sebagai Pemenang I RSU DR.F.L.Tobing Kota Sibolga, Pemenang II RSU DR.R.M.Djoelham Kota Binjai dan Pemenang III RSU Rantauprapat Kabupaten Labuhanbatu.

Selengkapnya...
 
PNPM Mampu Entaskan Kemiskinan

hasban buka seminar PNPM dengan DPRDRANTAUPRAPAT : Sejak kehadiran PNPM Mandiri Perdesaan (MP) di L.Batu, telah banyak membantu Pemkab setempat dalam mengentaskan kemiskinan, dimana kita sudah dapat menikmati kelancaran arus transportasi, sarana pendidikanm dan peningkatan taraf hidup kaum perempuan.
Bupati Labuhanbatu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD melalui Sekretaris Daerah H Hasban Ritonga SH saat membuka Seminar dan Lokakarya PNPM MP Kab. L.Batu, Rabu (8/12) di Aula Kantor Badan PMPD setempat.
Dikatakan, pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) MP telah mendorong terciptanya perangkat sistem sosial yang bersifat dinamis sehingga warga dapat menjalankan pembangunan di perdesaan secara partisipatif.
Tetapi, PNPM MP masih dihadapkan beberapa kendala, yakni dampak ditetapkannya pembangunan partisipatif bersifat ganda, dimana pada satu sisi warga mampu menyusun rencana pembangunan sesuai dengan kebutuhannya, tetapi di sisi lain warga dihadapkan dengan terbatasnya sumber dana yang tersedia dalam PNPM MP dimaksud.
Mekanisme pembangunan partisipatif yang diterapkan dalam PNPM MP belum melembaga dan menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pembangunan di desa dan antar desa. Belum sepenuhnya dana pembangunan yang telah disediakan mampu dikelola berdasarkan prinsip dan mekanisme pembangunan partisipatif.

Selengkapnya...
 
Informal Leader Miliki Berperan Besar Ciptakan Keamanan

kapoldasu diapit tigor-suhari dan unsur muspidaKapoldasu di L.Batu:
Informal Leader Miliki Berperan Besar Ciptakan Keamanan

RANTAUPRAPAT : Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Kapoldasu) Irjen Pol. Drs. Oegroseno mengatakan, tokoh masyarakat dan tokoh agama (informal leader) memiliki peranan besar untuk menciptakan keamanan di suatu daerah.
“Tokoh masyarakat dan tokoh agama ini memiliki legitimasi dimata masyarakat sehingga bisa dijadikan panutan untuk berbuat sesuatu yang positif,” ujar Kapoldasu saat temu ramah dengan Bupati-Wakil Bupati L.Batu dr H Tigor Panusunan Siregar SpPD-Suhari Pane SIP, unsur Muspida dan masyarakat L.Batu di Pendopo Rantauprapat, Sabtu (4/12).
Menurut Kapoldasu, keamanan yang ideal adalah keamanan yang berawal dari masyarakat itu sendiri dan bukan aman karena pemaksaan harmoni yang didesain oleh pihak yang memiliki otoritas seperti polisi atau pemerintah.
“Keamanan yang ideal adalah aman karena tokoh masyarakat dan agama bisa menciptakan iklim yang kondusif, tokoh masyarakat mengajak warga untuk sama-sama menjaga keamanan dan tokoh agama menaburi umat dengan ajaran keimanan sehingga warga enggan berbuat sesuatu yang bisa merusak situasi aman,” papar Kapoldasu. Ditambahkan, keamanan dimulai dari tingkat terkecil, seperti desa/kelurahan dan selanjutnya secara berjenjang keamanan akan tercipta hingga ke wilayah yang lebih tinggi lagi.

Selengkapnya...
 
Wabup L.Batu Wacanakan Zakat Profesi PNS

suhari dipekuburan muslimRANTAUPRAPAT : Wakil Bupati Labuhanbatu melemparkan wacana tentang zakat profesi yang berasal dari para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) L.Batu untuk membantu kaum dhuafa.
“Dengan adanya Undang-undang Nomor 38 Tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat, para PNS di lingkungan Pemkab Labuhanbatu bisa ditarik zakatnya untuk diserahkan kepada kaum dhuafa,” ujar Suhari didampingi Ny Fitriyani Pohan Suhari Pane saat bergotong-royong membersihkan pekuburan muslim di tepi Jalinsum H Adam Malik Rantauprapat, Jumat (3/12).
Menurutnya, apabila zakat profesi dari para PNS, apalagi melibatkan bupati dan wakil bupati terlaksana, maka uang yang terhimpun selama setahun akan sangat besar nilainya dan bisa membantu meringankan kaum dhuafa yang berhak (mustahiq) khususnya kepada penjaga kuburan di L.Batu ini.
“kita lihat penjaga kuburan hanya menerima infaq dan sedekah dari peziarah. Padahal, bersih-bersih kuburan tidak bisa dibilang pekerjaan ringan,” urai Suhari.

Selengkapnya...
 
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Selanjutnya > Akhir >>

halaman 9 dari 9

Pegawai Bappeda

RIDWAN

Drs. H. M. RIDWAN RAMBE, M.Si
 PEMBINA TK-I
HAMMUDDIN HAMAMUDDIN SIREGAR, ST, MM
 PEMBINA 

Jajak Pendapat

Pembangunan yang seharusnya paling diutamakan pada saat ini?